Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Materi Pemodelan Perangkat Lunak Kelas XI SMK RPL

PEMODELAN PERANGKAT LUNAK MATERI PPL KELAS XI

Definisi Perangkat Lunak

Perangkat lunak merupakan program komputer yang berfungsi menghubungkan antara pengguna dan komputer yang digunakan. dapat dibilang perangkat lunak merupakan sebagai media penerjemah perintah yang diberikan oleh pengguna kepada komputer untuk selanjutnya diproses melalui perangkat keras komputer tersebut.Perangkat lunak umumnya digunakan untuk mengontrol perangkat keras yang biasa disebut sebagai device driver, melakukan proses penghitungan, berinteraksi dengan perangkat lunak yang lebih mendasar lainnya, seperti sistem operasi dan bahasa pemrograman.

Secara umum ada tiga jenis perangkat lunak yang diketahui hingga saat ini yaitu sistem operasi yang merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Kedua yaitu perangkat lunak bahasa pemrograman seperti java. Dan yang ketiga yaitu perangkat lunak aplikasi yang merupakan penrangkat yang digunakan untuk membantu dan memudahkan pekerjaan seseorang misalnya saja Microsoft Excel, Word, dan Power Point.

Menurut IEEE & ISO 1997, perangkat lunak adalah kumpulan program komputer (syntaks/code), prosedur, fungsi, modul (kumpulan program yang memiliki tujuan dan fungsi tertentu), dokumentasi dan kumpulan data yang diperlukan untuk mengoperasikan suatu sistem perangkat lunak. Perangkat lunak umumnya digunakan untuk mengontrol perangkat keras yang biasa disebut sebagai device driver, melakukan proses perhitungan, berinteraksi dengan perangkat lunak yang lebih mendasar lainnya, seperti sistem operasi dan bahasa pemrograman. Jadi, rekayasa perangkat lunak (software engineering) merupakan aplikasi perangkat lunak yang bersifat sistematik, dalam pengembangannya menerapkan prinsip-prinsip rekayasa, metode pengembangan, operasi, dan maintenance dari software yang menggunakan pendekatan rekayasa.

Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa atau teknik merupakan penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ni diselesaikan lewat pengetahuan, matematika, dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna. Para praktisi teknik professional disebut perekayasa.  

Rekayasa perangkat lunak atau Software engineering dalam bahasa inggris merupakan bidang ilmu yang mempelajari tentang segala aspek perangkat lunak, seperti cara-cara pengembangan, pemeliharaan, pembuatan, serta manajemen kualitas perangkat lunak.

Rekayasa perangkat lunak atau software engineering dalam bahasa inggris merupakan bidang ilmu yang mempelajari tentang segala aspek perangkat lunak, seperti cara-cara pengembangan, pemeliharaan, pembuatan, serta manajemen kualitas perangkat lunak. Rekayasa perangkat lunak juga merupakan disiplin rekayasa dengan perangkat lunak yang dikembangkan. Biasanya proses melibatkan penemuan pada keinginan client menyusunnya di dalam daftar kebutuhan, merancang arsitektur yang mampu mendukung semua kebutuhan, perancang, pengodean, pengujian, dan pengintegrasian bagian yang terpisah, menguji keseluruhan, penyebaran, dan pemeliharaan perangkat lunak.

3 Jenis Perangkat Lunak

Secara umum ada tiga jenis perangkat lunak yang diketahui hingga saat ini yaitu sistem operasi yang merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer.

Kedua yaitu perangkat lunak bahasa pemrograman seperti java, C++, Pascal, PHP, dll. 

Dan yang ketiga yaitu perangkat lunak aplikasi yang merupakan perangkat yang digunakan untuk membantu dan memudahkan pekerjaan seseorang misalnya saja Microsoft Excel, Word, dan Power Point.

Ruang lingkup Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Software Requirement merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan perangkat lunak. Hasil akhir tahapan ini adalah spesifikasi dan model perangkat lunak.

  • Software Design adalah tahapan perancangan arsitektur, komponen, antarmuka, dan karakteristik lain dari perangkat lunak.

  • Software Construction berhubungan dengan detail pengembangan perangkat lunak, termasuk algoritma, pengkodean, pengujian dan pencarian kesalahan.

  • Software Testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak.

  • Software Maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak telah dioperasikan.

  • Software Configuration management berhubungan dengan usaha perubahan konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu.

  • Software Engineering Management berkaitan dengan pengelolaan dan pengukuran RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak.

  • Software Engineering Tools and Methods mencakup kajian teoritis tentang alat bantu dan metode RPL.

  • Software Engineering Process berhubungan dengan definisi, implementasi pengukuran, pengelolaan, perubahan, dan perbaikan proses RPL.

  • Software Quality menitik beratkan kualitas dan daur hidup perangkat lunak.

Rekayasa perangkat lunak juga merupakan disiplin rekayasa dengan perangkat lunak yang dikembangkan. Biasanya proses melibatkan penemuan pada keinginan klien, menyusunnya didalam daftar kebutuhan, merangcang arsitektur yang mampu mendukung semua kebutuhan, perancangan, pengodean, pengujian, dan pengintegrasian bagian yang terpisah, menguju keseluruhan, penyebaran, dan pemeliharaan perangkat lunak.

Fungsi Perangkat Lunak

  1. Memproses data, perintah, atau instruksi khusus agar pengguna dapat mengoperasikan komputernya sesuai dengan hasil informasi yang diinginkan.
  2. Sarana interaksi yang menghubungkan pengguna dengan perangkat kerasnya.
  3. Mengidentifikasi suatu program yang ada di sebuah komputer.
  4. Menyediakan fungsi dasar dari sebuah perangkat keras agar dapat dioperasikan. Seperti ketersediaan sistem operasi pada komputer.
  5. Penerjemah suatu perintah software lainnya ke dalam bahasa mesin, agar dapat dimengerti oleh komputer.

Sejarah Perangkat Lunak

Perkembangan perangkat lunak atau software sudah dimulai bahkan sejak terciptanya komputer elektronik. Perangkat lunak pertama kali digagas pada pertengahan tahun 1800-an oleh Charles Babbage. Namun, baru dikenalkan secara resmi kepada khalayak pada tahun 1935 oleh Alan Turing melalui esainya yang berjudul “Nomor komputasi dengan aplikasi ke masalah Entscheidung.” 

Alan Turing yang merupakan seorang ahli matematika menjadi orang yang pertama kali mencetuskan bahwa komputer dapat menjalankan beragam program dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Selain itu, Pada tahun 1930, Alan Turing juga menjadi penemu dari mesin Turing yaitu sebuah alat yang dapat menjalankan serangkaian perintah. 

Sementara untuk kata “Software” sendiri dicetuskan oleh John Tukey, yang juga berprofesi sebagai ahli matematika pada tahun 1958. Dalam perkembangan, perangkat lunak terbagi ke dalam empat era, yaitu:

1. Era Pemula

Perangkat lunak pertama kali muncul dalam bentuk sambungan-sambungan kabel ke antar bagian dalam komputer. Dulunya, perangkat lunak dan perangkat keras masih berada dalam satu kesatuan dan hanya digunakan untuk suatu tujuan tertentu

2. Era Stabil

Pada era ini, perangkat lunak sudah dapat digunakan untuk berbagai macam fungsi sehingga tidak dipakai oleh kalangan peneliti dan akademi saja, namun juga industri dan perusahaan. Selain itu, pada masa ini juga mulai diterapkannya sistem basis data yang mampu memisahkan data dengan program.

3. Era Mikro

Perkembangan perangkat lunak di era mikro dapat dilihat dari perbedaan software yang terbagi menjadi dua, yaitu perangkat lunak sistem yang menangani internal komputer, dan perangkat lunak aplikasi yang dapat digunakan oleh pengguna secara langsung sesuai kebutuhan dan tujuan tertentu.

4. Era Modern

Selanjutnya, pada era modern, perangkat lunak sudah berkembang menjadi sangat canggih dan modern. Di masa ini, perangkat lunak sudah mengenal input dalam bentuk suara maupun gambar, serta distribusinya ada yang berbayar dan ada pula yang gratis.

Jenis-jenis Perangkat Lunak

Perangkat Lunak Berbayar – Software yang mengharuskan penggunanya untuk membayar dengan harga tertentu untuk bisa menggunakan perangkat lunak tersebut. Meskipun sudah dibeli, namun lisensi untuk menyebarluaskan tidak diberikan kepada pengguna, karena tindakan tersebut termasuk ilegal. Contoh software berbayar adalah Adobe Photoshop, Microsoft Office, Microsoft Windows dan sebagainya.

Freeware – Perangkat lunak ini gratis dan dapat digunakan tanpa batas waktu tertentu. Biasanya pengembang software membuat perangkat lunak ini untuk komunitas tertentu. Hak cipta tetap dipertahankan sehingga siapa saja dapat melakukan update software terbaru. Contoh software freeware adalah Google Chrome, Mozilla Firefox, dan sebagainya.

Free Software – Pengguna harus membeli perangkat lunak ini terlebih dahulu, setelah itu pengguna bebas untuk melakukan penggandaan, modifikasi, hingga distribusi.

Shareware – Perangkat lunak yang dibagikan secara gratis untuk keperluan tertentu. Biasanya sebagai uji coba dengan fitur terbatas, dan penggunaan dengan waktu yang terbatas (biasanya 15 atau 30 hari). Shareware dibagikan secara gratis untuk memberikan pengguna kesempatan untuk mencoba menggunakan program sebelum membeli lisensi versi lengkap dari perangkat lunak tersebut. 

Malware – Perangkat lunak ini dianggap sebagai perusak, sehingga bisa berbahaya jika disalahgunakan. Tujuan perangkat lunak ini untuk menyusup, bahkan merusak sistem jaringan komputer. Contoh malware adalah spyware (perangkat lunak pengintai), adware (perangkat lunak untuk iklan yang tidak jujur), virus komputer, dan software lainnya yang dibuat dengan tujuan merugikan.

Open Source Software – Perangkat lunak yang bersifat terbuka, sehingga kode sumbernya dapat dipelajari, dimodifikasi, ditingkatkan dan disebarluaskan. Perangkat ini biasanya diperoleh secara gratis dan digunakan oleh komunitas tertentu untuk dikembangkan dengan lisensi GPL (General Public License). Contoh perangkat lunak ini adalah Linux, yang fungsinya setara dengan Microsoft Windows.

Firmware – Perangkat lunak penyimpanan yang hanya dapat dibaca, atau Memory Read Only. Software ini bersifat paten sehingga tidak bisa dilakukan modifikasi atau pengembangan meskipun terdapat masalah dalam fungsinya. Biasanya firmware telah menyatu dengan perangkat keras, sehingga dianggap bukan perangkat lunak seutuhnya.

Macam - Macam Perangkat Lunak

Terdapat 4 macam perangkat lunak, yaitu:

1. Perangkat Lunak Sistem Operasi

Perangkat lunak sistem operasi berfungsi untuk mengendalikan seluruh sistem kerja mendasar yang ada di komputer. Jenis perangkat ini merupakan platform yang memungkinkan perangkat lunak dan aplikasi lain untuk dapat berfungsi. Sistem operasi mengatur segala proses, termasuk mengelola memori, menerjemahkan input, output, tabel pengkodean, dll. Pada intinya, Perangkat ini menghubungkan pengguna, perangkat keras, dan perangkat lunak aplikasi agar dapat digunakan sebagai secara bersamaan. Contoh dari perangkat lunak sistem operasi adalah Microsoft Windows, linux, Mac, IOS Apple, Google Android, dan OS Windows Phone.

2. Perangkat Lunak Aplikasi

Sesuai namanya, macam perangkat lunak ini adalah deretan aplikasi atau program yang tersedia di komputermu yang biasa digunakan untuk membantu menyelesaikan tugas tertentu. Aplikasi menjadi jenis software yang paling sering digunakan oleh banyak orang sekaligus dikenal sebagai perangkat non esensial yang berarti harus diinstal terlebih dahulu dan dioperasikan sesuai kebutuhan penggunanya. Contohnya seperti Adobe Photoshop, Skype, Adobe Premiere, Ms. Excel, dan masih banyak lagi.

3. Perangkat Lunak Pemrograman 

Perangkat lunak Pemrograman adalah software yang berguna untuk menerjemahkan instruksi-instruksi dari bahasa program ke kode bahasa mesin melalui prosedur tertentu agar dapat diterima dan dibaca oleh komputer. Perangkat lunak ini umumnya digunakan oleh seorang programmer untuk menerjemahkan, menulis, menguji, mengembangkan, hingga men-debug software lain, seperti perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi. Misalnya saja Python, PHP, Java, C ++, BASIC,  COBOL, FORTRAN, dan Pascal.

Terdapat 3 level bahasa pemrograman, yakni:

1. Bahasa tingkat rendah (low level language)

Bahasa ini disebut juga sebagai bahasa mesin di mana pengkodeannya menggunakan angka 0 dan 1.

2. Bahasa tingkat tinggi (high level language)

Pengkodean bahasa pemrograman ini menggunakan bahasa Inggris. Beberapa contohnya seperti yang telah disebutkan di atas yaitu BASIC,  COBOL, FORTRAN, dll.

3. Bahasa generasi keempat (4 GL)

Bahasa ini berfokus terhadap objek atau yang dikenal dengan Object Oriented Programming (OOP). Contohnya adalah Delphi, Visual Basic, Visual C++.

4. Perangkat Lunak Tambahan/Program Bantu (Utility)

Software ini merupakan aplikasi yang berguna untuk membantu pengelolaan komputer, seperti mengkompres file, melindungi sistem, memformat disket, mengkopi data, mengatur harddisk, dan lain-lain. Contohnya seperti Winzip, Antivirus, Scandisk, Norton Utility, dan Defragment.

Contoh Perangkat Lunak

Perangkat lunak menjadi sesuatu yang penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam meningkatkan produktivitas kerja. Terdapat banyak kategori software yang digunakan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan pengguna. Berikut beberapa contoh software yang sering digunakan:

1. Software System

Perangkat lunak ini berperan sebagai sistem operasi komputer, contohnya seperti Windows, linux, dan Mac.

2. Software Browser

Sesuai namanya, software ini memiliki fungsi sebagai mesin pencari situs untuk mendapatkan berbagai informasi secara online. Beberapa di antaranya adalah Chrome, Opera Mini, Mozilla Firefox, Internet Explorer, dan sebagainya.

3. Microsoft Office

Software ini sangat berguna untuk mempermudah atau meningkatkan efisiensi berbagai pekerjaan kantor, seperti perangkat lunak pengolah kata, pengolah angka (akuntansi), media presentasi, dan lain-lain. Contohnya seperti Microsoft Excel, Microsoft Word, Outlook, dan Powerpoint.

4. Paint Software

Software yang digunakan untuk mengolah gambar atau desain, mulai dari proses membuat suatu gambar hingga editing desain dapat dilakukan dengan beberapa perangkat lunak ini, yaitu Adobe Photoshop, Coreldraw, Paint, dll.

5. Software Anti Virus

Perangkat lunak ini berfungsi untuk mencegah masuknya serangan virus-virus yang dapat merusak sistem ke dalam komputer. Antivirus berperan penting untuk mencegah komputer dari serangan virus yang mungkin masuk pada saat kamu download file online atau dari USB yang tersambung ke komputer. Contoh software anti virus ada Smadav, AVG, Norton, dan masih banyak lagi.

Software ini merupakan aplikasi yang berguna untuk membantu pengelolaan komputer, seperti mengkompres file, melindungi sistem, memformat disket, mengkopi data, mengatur harddisk, dan lain-lain. Contohnya seperti Winzip, Antivirus, Scandisk, Norton Utility, dan Defragment.

Perbedaan Rekayasa Perangkat Lunak dengan Ilmu Komputer

Perbedaan antara rekayasa perangkat lunak dengan ilmu koputer sudah terlihat dari Bahasa Inggrisnya rekayasa perangkat lunak dalam Bahasa Inggris disebut sebagai software engineering , sedangkan ilmu komputer dalam bahasa inggris disebut science.  Dari segi ilmu yang dipelajari rekayasa perangkat lunak merupakan bidang ilmu yang mempelajari tentang perangkat lunak, sedangkan ilmu komputer mempelajari tentang komputasi, perangkat keras, serta beragam topic yang berkaitan dengan komputer.serta ilmu komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer sedangkan rekayasa perangkat lunak tidak. Selain itu rekayasa perangkat lunak lebih mengedepankan prakteknya, sedangkan ilmu komputer lebih mengedepankan teori.

Perbedaan Rekayasa Perangkat Lunak dengan Rekayasa Sistem

Perbedaan antara rekayasa perangkat lunak dengan rekayasa sistem adalah apabila rekayasa sistem itu merupakan sebuah kumpulan komponen, konsep, serta alat bantu untuk merancang dan menginstalasi sebuah sistem perangkat lunak, sedangkan rekayasa perangkat lunak itu merupakan ilmu yang mempelajari tentang segala aspek perangkat lunak, seperti  cara-cara pengembangan, pemeliharaan , pembuatan, serta manajemen kualitas perangkat lunak. Jadi dapat disimpulkan bahwa rekayasa perangkat lunak merupakan bagian dari rekayasa sistem karena RPL ilmu yang mempelajari tentang pembuatan perangkat lunak sedangkan rekayasa sistem merupakan kumpulan komponen, konsep, serta alat bantu untuk merancang dan menginstalasi perangkat lunak.

Apa yang dimaksud dengan proses perangkat lunak?

Proses perangkat lunak merupakan proses bagaimana sebuah perangkat lunak itu dapat terbentuk yang dilakukan oleh perekayasa perangkat lunak, proses proses tersebut diantaranya adalah :

  • Proses spesifikasi perangkat lunak. 

Pada proses ini fungsi,kemampuan operasi perangkat lunak yang akan dibuat harus diketahui terlebih dahulu.

  • Proses pengembangan perangkat lunak. 

Setelah diketahui fungsi  serta kemampuan perangkat lunak yang akan dibuat selanjutnya perangkat lunak yang telah memenuhi spesifikasi diproduksi.

  • Proses validasi perangkat lunak. 

Pada proses validasi ini perangkat lunak yang telah diproduksi akan divalidasi sebagai bukti perangkat lunak yang diproduksi berguna sesuai kebutuhan yang diperlukan.

  • Evolusi perangkat lunak. 

Dengan berkembangnya jaman perangkat lunak yang sudah diproduksipun haruslah berevolusi agar tetap dapat berguna untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.  

Komponen dan Karakteristik Perangkat Lunak

Perangkat lunak atau peranti lunak (bahasa Inggris: software) adalah istilah khusus untuk data yang diformat, dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca, dan ditulis oleh komputer. Dengan kata lain, bagian sistem komputer yang tidak berwujud.

Komponen Perangkat Lunak

1) Sistem Operasi

Sistem operasi merupakan komponen utama perangkat lunak sistem. Sistem operasi (disebut juga platform software) terdiri dari program utama dan program low-level yang mengatur operasi dasar komputer. Memumingkan perangkat lunak aplikasi untuk berinteraksi dengan komputer. Memungkinkan perangkat lunak aplikasi untuk berinteraksi dengan komputer dan membantu komputer untuk mengelola sumber daya baik itu internal maupun eksternal. Secara khusus, sistem operasi menangani control dan penggunaan sumber daya perangkat keras, termasuk ruang disk, memori, alokasi CPU time, dan perangkat peripheral.

2) Device Driver

Membantu komputer mengontrol perangkat peripheral. Driver artinya adalah pemacu yang maksudnya adalah dengan dipasangnya suatu device ke komputer sementara operating sistem kita atau komputer tidak mengenalinya maka driver tadi yang akan memperkenalkan bahwa device yang dipasang itu adalah benar adanya dan bisa digunakan karena Device Driver adalah program komputer yang mengawal jenis-jenis peranti yang dipasangkan (install) pada komputer. Program ini adalah spesifik untuk peranti yang tertentu saja dan tidak boleh digunakan pada peranti yang lain , contoh: mesin pencetak(printer) memerlukan driver untuk berfungsi.

3) Program Utilitas

Program Utilitas adalah sebuah program yang digunakan untuk Meningkatkan kapabilitas komputer yang telah ada pada computer. Perangkat lunak utilitas merupakan perangkat lunak komputer yang didisain untuk membantu proses analisis, konfigurasi, optimasi, dan membantu pengelolaan sebuah komputer ataupun sistem. Perangkat lunak utilitas harus dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi yang memungkinkan pengguna melakukan berbagai hal dengan komputer seperti mengetik, melakukan permainan, merancang gambar, dan lainlain. Perangkat lunak utilitas lebih memfokuskan penggunaannya pada pengoptimasian fungsi dari infrastruktur yang terdapat dalam sebuah komputer.

Karena fungsinya, perangkat lunak utilitas umumnya tidak ditujukan untuk pengguna secara umum, melainkan ditujukan untuk pengguna yang memiliki pemahaman atas cara kerja sistem komputer yang cukup baik. Kebanyakan perangkat keras utilitas ini dibuat secara khusus untuk melakukan fungsi tertentu pada suatu area komputasi secara spesifik, seperti memformat harddisk, atau melakukan pengecekan konektifitas jaringan. Namun dalam perkembangannya sejumlah perangkat lunak utilitas terkadang pula dipaketkan dalam satu paket utilitas yang ditujukan untuk beragam kebutuhan.

Karakteristik Perangkat Lunak

Karakteristik Proses Perangkat Lunak terdiri dari:

Understandability, membuat proses secara eksplisit didefinisikan dan bagaimana sehingga mudah untuk mengerti definisi proses

Visibility, Aktifitas proses menghasilkan hasil yang jelas sehingga tahapan proses yang dilakukan terlihat

Supportability, Aktifitas Proses dapat didukung atas CASE tools

Acceptability, Penerimaan atas proses yang terdefinisi dan yang digunakan oleh Engineer selama pembangunan Produk Perangkat Lunak.

Reliability, Proses didesain dalam suatu metode untuk dihindarkan dari kesalahan

Robustness, Proses dapat meneruskan dalam masalah yang tidak diharpkan terjadi

Maintainabiity, Proses yang merefleksi atas perubahan terhadap permintaan atau perbaikan proses yang diidentifikasi

Rapidity, bagaimana cepat dapat berjalan atas proses pengiriman atau implementasi sebuah sistem dari Spesifikasi yang ada sampai selesai

Dalam Buku Software Engineering Ian Sommerville, Perangkat Lunak mempunyai Karakteristik sebagai berikut:

  1. Maintanability (Dapat Dirawat), Perangkat Lunak harus dapat memenuhi perubahan kebutuhan
  2. Dependability, Perangkat Lunak harus dapat dipercaya
  3. Efisiensi, Perangkat Lunak harus efisien dalam penggunaan resource
  4. Usability, Perangkat Lunak harus dapat digunakan sesuai dengan yang direncanakan

Ragam Pemodelan Perangkat Lunak

Model proses perangkat lunak merupakan cara untuk memproses sebuah perangkat lunak dari nol menjadi sebuah perangkat lunak yang siap untuk digunakan. Berikut merupakan beberapa contoh model proses perangkat lunak yang biasa digunakan:

a) Model Waterfall

Model air terjun ini merupakan model klasik yang bersifat sistematis dalam membuat suatu perangkat lunak dan juga paling sering digunakan. Pada fase analisis fungsi,kemampuan operasi perangkat lunak yang akan dibuat harus diketahui terlebih dahulu. Kemudian apabila analisi telah selesai dilakukan maka didesainlah perangkat lunak yang akan dibuat. Setelah desain selesai lalu desain tersebut diterjemahkan kedalam kode-kode dengan bahasa pemrograman yang diinginkan, misalnya saja C++. Setelah kode selesai dibuat diadakanlah proses pengetesan terhadap perangkat lunak yang baru dibuat agar diketahui apakah perangkat yang dibuat bisa berjalan dengan benar atau tidak.

Model Waterfall

Tahapan-tahapan pada model air terjun, yaitu:

  1. Rekayasa sistem perangkat lunak (System Engineering) merupakan bagian dari sebuah sistem untuk mendapatkan gambaran yang meluas pada arah sistem.
  2. Analisis (Analysis) merupakan tahapan sistem perangkat lunak yang fokusnya lebih terarah ke perangkat lunak dan berusaha mengetahui aspek ‘what’ dengan melibatkan pemakaian dan pengembangan.
  3. Perancangan (Design) merupakan tahapan sistem perangkat lunak yang membentuk representasi dan dapat dievaluasi kualitasnya sebelum tahap coding dilakukan.
  4. Pengembangan program (Coding) merupakan rancangan yang mengarah ke dalam bentuk yang dapat dimengerti komputer.
  5. Pengujian (Testing) merupakan tahapan sistem perangkat lunak yang berfokus pada rincian logikal dari perangkat lunak, bertujuan mengungkapkan  dan menghilangkan kesalahan-kesalahan yang ada sehingga perangkat lunak bekerja sesuai dengan yang diharapkan.
  6. Pemeliharaan (Maintenance) merupakan kegiatan-kegiatan koreksi kesalahan dan penyesuaian perangkat lunak terhadap perubahan lingkungannya.

b) Model Prototype

Metode prototype merupakan suatu paradigma baru dalam metode pengembangan perangkat lunak dimana metode ini tidak hanya sekedar evolusi dalam dunia pengembangan perangkat lunak, tetapi juga merevolusi metode pengembangan perangkat lunak yang lama yaitu sistem sekuensial yang biasa dikenal dengan nama SDLC (Software Development Life Cycle) atau waterfall development model.

Model SDLC

Model Prototype

c) Model Spiral

Model ini mengadaptasi dua model perangkat lunak yang ada yaitu model prototyping dengan pengulangannya dan model waterfall dengan pengendalian dan sistematikanya. Model ini dikenal dengan sebutan Spiral Boehm. Pengembang dalam model ini memadupadankan beberapa model umum tersebut untuk menghasilkan produk khusus atau untuk menjawab persoalan-persoalan tertentu selama proses pengerjaan proyek.

Model Spiral

d) Model RAD

Rapid Aplication Development (RAD) adalah sebuah model proses perkembangan perangkat lunak sekuensial linier yang menekankan siklus perkembangan yang sangat pendek (kira-kira 60 sampai 90 hari). Model RAD ini merupakan sebuah adaptasi “kecepatan tinggi” dari model sekuensial linier dimana perkembangan cepat dicapai dengan menggunakan pendekatan konstruksi berbasis komponen.

Model RAD

e) Model 4GT

Istilah Fourth Generation Techniques (4GT) mencakup seperangkat peralatan perangkat lunak yang berfungsi sebagai perangkat bantu yang memudahkan seorang pengembang software mengaplikasi beberapa karakteristik software pada tingkat yang tinggi, yang akan menghasilkan source code dan object code secara otomatis sesuai dengan spesifikasi (persyaratan khusus) yang dibuat oleh sang pengembang perangkat lunak.

Model 4GT

f) Gabungan Beberapa Model Pengembangan

Gabungan beberapa model pengembangan ini memiliki tujuan yaitu untuk mengambil kelebihan masing-masing paradigma. Berikut ini merupakan dari gabungan beberapa model pengembangan:

Gabungan dari beberapa model pengembangan


Berikut ini Bahan Ajar Materi Pemodelan Perangkat Kelas XI:

Bab 1 Konsep Pemodelan Sistem Perangkat Lunak

Bab 2 Alur Kerja Sistem Berorientasi Objek

Bab 3 Kebutuhan Sistem Berorientasi Objek

Bab 4 Pembuatan Model Berorientasi Objek

Bab 5 Relasi Kelas Sistem Berorientasi Objek

Bab 6 Interaksi Objek Sistem Berorientasi Objek

Bab 7 Komponen Sistem Berorientasi Objek

Bab 8 Dokumen Laporan Pengembangan Sistem Berorientasi Objek

Bab 9 Sistem Dokumen Metadata

Bab 10 Pembuatan Sistem Dokumen Metadata

Materi Download Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Kelas XI:

Pemodelan Perangkat Lunak

Materi 1:

Konsep Pemodelan Perangkat Lunak [.docx]

Konsep Pemodelan Perangkat Lunak [.ppt]

Materi 2:

Model Pengembangan Perangkat Lunak [.docx]

Model Pengembangan Perangkat Lunak [.ppt]

Materi 3:

Rekayasa Kebutuhan Perangkat Lunak [.docx]

Rekayasa Kebutuhan Perangkat Lunak [.ppt]

Materi 4:

Diagram Alur Data(DFD) [.docx]

Diagram Alur Data(DFD) [.ppt]

Materi 5:

Diagram Hubungan Antar Entitas(ERD) [.docx]

Diagram Hubungan Antar Entitas(ERD) [.ppt]

Materi 6:

User Interface [.docx]

User Interface [.ppt]

Materi 7:

Arsitektur Perangkat Lunak [.docx]

Arsitektur Perangkat Lunak [.ppt]

Materi 8:

Pemodel Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.docx]

Pemodel Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.ppt]

Materi 9:

Kebutuhan Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.docx]

Kebutuhan Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.ppt]

Materi 10:

Alur Kerja Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.docx]

Alur Kerja Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.ppt]

Materi 11:

Hubungan Antar Class Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.docx]

Hubungan Antar Class Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.ppt]

Materi 12:

Interaksi Antar Obyek Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.docx]

Interaksi Antar Obyek Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.ppt]

Materi 13:

Siklus Hidup Obyek Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.docx]

Siklus Hidup Obyek Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.ppt]

Materi 14:

Hubungan antar komponen Berorientasi Obyek(UML) [.docx]

Hubungan antar komponen Berorientasi Obyek(UML) [.ppt]

Materi 15:

Dokumen Pengembangan Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.docx]

Dokumen Pengembangan Sistem Berorientasi Obyek(UML) [.ppt]

Posting Komentar untuk "Materi Pemodelan Perangkat Lunak Kelas XI SMK RPL"