Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konsep Dasar Multimedia Interaktif

 

Konsep Dasar Multimedia Interaktif

Ketika mendengar istilah multimedia, kita pasti akan membayangkan sesutu yang hebat yang berkait dengan komputer, dengan gambar diam atau bergerak, serta dilengkapi dengan suara.

Istilah multimedia berawal dari teater. Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium atau sering kali disebut dengan pertunjukan multimedia. Lalu apa perbedaan multimedia dengan multimedia interaktif? 

Multimedia menurut kata perangkainya yaitu multi (lebih dari satu) dan media (medium atau perantara), maka multimedia adalah sesuatu yang mempunyai lebih dari satu media. Secara terminologi (menurut istilah) multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan berbagai media yang berbeda untuk membawa atau menyampaikan informasi dalam bentuk teks, grafik, animasi, audio, video dan atau gabungan dari beberapa komponen tersebut.

Interaksi adalah suatu jenis tindakan yang terjadi ketika dua atau lebih objek mempengaruhi atau memiliki efek satu sama lain. Ide efek dua arah ini penting dalam konsep interaksi, sebagai lawan dari hubungan satu arah pada sebab akibat.

Interaktif adalah suatu kegiatan yang membutuhkan atau menghasilkan interaksi, baik dua arah maupun satu arah.

Multimedia interaktif adalah suatu media elektronik yang menampilkan suatu tampilan berupa teks, audio, dan gambar yang dikemas dengan interaksi tertentu.

Multimedia interaktif berbasis halaman web dan media interaktif adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggambungkan teks, gambar, suara, video, dan animasi dengan menggambungkan perangkat-perangkat tertentu yang dapat memungkinkan pengguna melakukan navigasi, berinteraksi dan berkomunikasi, baik berbasis halaman web maupun media interaktif.

Fungsi Media Interaktif:

  • Fungsi Pembelajaran. Contohnya: simulasi pengoperasian suatu alat atau kegiatan.
  • Fungsi Hiburan. Contohnya: permainan/game.
  • Fungsi Komunikasi Perusahaan. Biasanya berisikan company profile suatu perusahaan/individual/instansi. Dalam company profile ini ditampilkan visi, misi, tujuan, serta informasi-informasi mengenai suatu perusahaan yang bertujuan menyampaikan keberadaan perusahaan tersebut.

Konsep Multimedia Interaktif

Multimedia Interaktif adalah membuat dan menggabungkan teks, gambar, suara, video, dan animasi dengan menggabungkan perangkat-perangkat tertentu dengan pengguna melakukan navigasi, berinteraksi dan berkomunikasi. Interaksi adalah suatu fitur yang menonjol dalam multimedia yang memungkinkan pembelajaran yang aktif (active learning).

Multimedia inteaktif terbagi menjadi yaitu sebagai berikut:

a.     Hierarchycal

Merupakan suatu karakter yang mengandalkan percabangan kriteria tertentu. pemakai memiliki pilihan, tetapi topic-topik dapat dibagi menjadi subtopic yang lebih spesifik. Halam utama disebut parent dan pada cabangnya disebut child.

Multimedia interaktif Heirarchycal

b.   Non-Linear

Yaitu memungkinkan pemakai untuk bebas bergerak untuk melihat isi materi dengan cara berinteraksi.

c.      Struktur Linear

Struktur navigasi linear merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita berurut. biasanya digunakan untuk presentasi karena tidak menuntut keinteraksian, tetapi memerlukan keindahan.

multimedia interaktif Linear

d.    Struktur Composite

Struktur Composite Merupakan struktur gabungan dari ketiga struktur sebelumnya, struktur ini disebut navigasi bebas.

multimedia interaktif Composite

Keunggulan multimedia interaktif adalah media ini secara inheren memaksa penggunak untuk berinteaksi dengan materi.

2.     Model Multimedia Interaktif

Dalam pembuatan multimedia interktif tentunya tidak akan melupakan model yang akan kita buat, karena dari model itulah kita bisa mengetahui tentang apa media interaktif ini. Berikut beberapa model dalam media interaktif :

a.     Tutorial

Model Tutorial adalah jenis model pembelajaran yang memuat penjelasan, rumus, prinsip, bagan, table, definisi istilah, latihan dan branching yang sesuai. Mengapa disebut branching? karena terdapat berbagai cara untuk berpindah atau bergerak melalui pembelajaran berdasarkan jawaban pengguna terhadap materi. Instruksi tutorial biasanya disajikan dalam istilah “Frame” yang berhubungan dengan sekumpulan tampilan.  Model tutorial bertujuan untuk menyampaikan atau menjelaskan materi tertentu, komputer menyampaikan materi, mengajukan pertanyaan danmemberi umpan balik sesuai jawaban pengguna.

b.    Drill and Practice

Model ini mengangap bahwa konsep dasar telah dikuasai oleh pengguna dan mereka siap untuk menerapkan rumus-rumus, bekerja dengan kasus-kasus konkret, dan menjelajahi daya tangkap mereka terhadap materi. Cara kerja Drill and Practice terdiri dari tampilan dari sebuah pertanyaan atau masalah, penerima respon dari pengguna, periksaan jawaban, dan dengan dilanjutkan dnegan pertanyaan lainnya. model seperti ini tidak menampilak instruksi, tetapi hanya mempraktekan konsep yang sudah ada. Jenis ini merupakan bagian dari Testing.

c.      Simulasi

Simulasi suatu kehidupan nyata yang dihadapi pengguna, dengan tujuan untuk memperoleh pengertian global tentang proses. Simulasi digunakan untuk memperagakan sesuatu (keterampilan) sehingga pengguna merasa seperti berada dalam keadaan yang sebenarnya. Dan digunakan pada pembelajaran yang membahayakan, sulit atau memerlukan biaya tinggi, Misalnya pilot.

d.    Instruction Games

Model jenis ini jika didesain dnegan baik maka dapat memanfaatkan sifat kompetetif pengguna untuk memotivasi dan menginatkan belajar. Game pembelajaran yang baik sukar dirancang dan perancang harus yakin bahwa dalam upaya memberikan suasana permainan, integritas tujuan pembelajaran tidak hilang.

e.      Hybrid

Hybrid Merupakan gabungan dari duan atau lebih model multimedia pembelajaran. Contohnya adalah penggabungan model tutorial dengan drill and practice  dengan tujuan untuk memperkaya kegiatan pengguna, menjamin ketuntasan belajar, dan menemukan metode-metode yang berbeda untuk meningkatkan pembelajaran.  Memungkinkan pengembangan pembelajaran secara komprehensif yaitu menyediakan seperangkat kegiatan belajar yang lengkap.

f.      Socratic

Model jenis ini berisi percakapan antara pengguna dengan komputer dalam natural language.  Pengguna dapat menjawab sebuat pertanyya disebut Mixed-Initiade CAI. Socratic  berasal dar penelitian dalam bidang intelegensi buatan.

g.     Inquiry

Model inqury adalah suatu system pangkalan data yang dapat dikonsultasikan oleh pengguna, dimana pangkalan tersebut berisi data yang dapat memperkaya pengetahuan pengguna.

h.    Informational

Biasanya menyajikan informasi dalam bentuk daftar atau table. menuntut interaksi yang sedikit dengan pengguna. Informational ini digunkakan untuk mempermudah antara pembuat dengan pengguna dalam mengetahui suatu informasi.

Pada multimedia interaktif, pengguna diberikan fasilitas untuk mengendalikan atau memainkan elemen-elemen multimedia yang tersedia. Sebagai contoh, misalnya pada game dan aplikasi dari komputer. Pengguna diberikan fasilitas kontrol agar multimedia dapat dirubah sesuai keinginan. Pada dasarnya, pemanfaatan multimedia memiliki tujuan-tujuan dasar untuk meningkatkan efektivitas penyampaian informasi; mendorong partisipasi, eksploitasi, dan interaksi pemakai; merancang panca indera karena bersifat visual; serta memberikan kemudahan pemakaian.

Manfaat Multimedia Interaktif

Pemanfaatan multimedia sangatlah banyak, diantaranya untuk media pembelajaran, game, film, medis, militer, bisnis, desain, arsitektur, olahraga, hobi, iklan/promosi, dan masih banyak lagi. Bila pengguna mendapatkan keleluasaan dalam mengontrol multimedia tersebut, maka hal ini disebut dengan multimedia interaktif.

Thorn (2006) mengajukan enam kriteria untuk menilai multimedia interaktif, yaitu:

1.    Kriteria pertama adalah kemudahan navigasi;

2.    Kriteria kedua adalah kandungan kognisi;

3.    Kriteria ketiga adalah presentasi informasi;

4.    Kriteria keempat adalah integrasi media;

5.    Kriteria kelima adalah artistik dan estetika;

6.    Kriteria penilaian yang terakhir adalah fungsi secara keseluruhan.

Pada sebuah multimedia yang baik dan mudah dipahami, diperlukan elemen-elemen yang mampu menyampaikan sebuah informasi kepada pengguna multimedia tersebut. Elemen-elemen tersebut antara lain:

1.    Teks

Teks merupakan elemen multimedia yang paling sederhana dan mudah di mengerti. Selain itu, teks lebih mudah diolah, disimpan, dan tidak banyak menghabiskan memori dalam sebuah media penyimpanan. Teks akan selalu erat hubungannya dengan font dalam sebuah komputer. Ada beberapa jenis media teks, antara lain plain text, rich format text, dan hyper text. Sedangkan font juga banyak ragamnya seperti font yang berjenis Font Serif, Font San-Serif, Font Slab, Font Script, Font Comic, Font Blackletter, Font Stencil, Font Typewriter dan Dekoratif, Font Pixel, Font Dingbat, Font Retro.

2.    Animasi

Animasi adalah bentuk gambar yang bergerak. Dengan menampilkan banyak gambar secara cepat, bergantian dan terus menerus sehingga menghasilkan efek sebuah gambar yang bergerak. Animasi lebih menarik dibanding bentuk gambar atau grafik biasa. Animasi pun ada jenisnya yaitu animasi tradisional, Animasi 2D dan Animasi 3D. Animasi 2D dan Animasi 3D di olah dengan menggunakan Aplikasi Komputer seperti adobe flash, Adobe Illustrator, Photoshop, After Effect Adobe Premiere, Blender, 3Ds Max, dll.

3.    Grafik

Grafik sangat baik dalam mengilustrasikan suatu informasi. Grafik dapat berupa kurva, foto, hasil scanner, maupun bentuk gambar lain baik gambar 2D atau gambar 3D. Berdasarkan pembentukannya, jenis grafik terbagi menjadi dua macam, yaitu:

        - Grafik Bitmap

Bitmap disusun sebagai sebuah matriks yang mempresentasikan setiap titik atau pixel dan warna. Kualitas bitmap sangat tergantung dari resolusi pixel dan ketajaman warna. Grafik dalam bentuk ini sangat baik dalam penyimpanan foto atau gambar yang rumit. Ukuran file bitmap terkadang berukuran cukup besar karena grafik disimpan per pixel.

        - Grafik Vektor

Grafik vetktor dibentuk dari hitungan matematika sebagai dasar untuk menampilkan grafik. Grafik vektor terbentuk dari susunan garis, bangun dua dimensi yang ditempatkan secara matematis dengan koordinat, ukuran, ketebalan, dan sudut. Grafik vektor cenderung berukuran kecil dalam penyimpanannya. Selain itu, apabila diperbesar (zooming), vektor tidak mengalami perubahan kehalusan grafik.

4.    Gambar

Gambar merupakan suatu objek yang dapat ditampilkan dalam bentuk grafik (non teks) atau konsep yang berbentuk kode yang tidak berelasi dengan waktu. Gambar terbagi menjadi tiga jenis, yaituvisible image, non visible image, dan abstract image.

Visible image : Gambar yang terlihat seperti lukisan, foto, dan lain-lain.

Non visible image : Suatu objek yang bukan gambar, namun dipresentasikan dalam bentuk gambar seperti pengukur suhu, pengukur tekanan, dan jenis pengukur lainnya.

Abstract image : Gambar yang tidak nyata, yang berbasiskan perhitungan aritmatika.

5.    Suara / Audio

Penggunaan suara atau audio ke dalam aplikasi multimedia dapat memberikan informasi yang tidak mungkin diberikan oleh media informasi seperti gambar, grafik ataupun teks. Contohnya untuk menginformasikan bagaimana bunyi desiran angin tentu tidak bisa dideskripsikan oleh teks. Ada tiga jenis suara, yaitu ucapan (speech), music, dan efek suara. Selain itu, suara juga terbagi dua jenis formatnya, yaitu MIDI dan WAVE.

6.    Video

Video seperti layaknya animasi lebih cenderung hasil karya dari adegan dunia nyata yang direkam secara langsung.  Dalam video terkandung juga elemen multimedia lainnya seperti gambar, suara, dan tulisan. Dibanding dengan elemen lainnya, video menyuguhkan informasi lebih lengkap dan menarik.

Pembagian Konsep Multimedia

Konsep multimedia interaktif dibedakan menjadi multimedia interaktif berbasis web dan media interaktif.

1. Konsep Multimedia Interaktif Berbasis Web

Seiring kemajuan teknologi informasi, saat ini semua informasi yang ada dari belahan dunia mana pun dapat dengan mudah tersebar ke seluruh penjuru dunia dengan adanya internet (network technology). Era digital yang menghubungkan manusia dengan sistem internet ini membuat dunia sempit, karena dengan mudah dan cepatnya suatu informasi tersebar melalui internet. Penyebaran informasi yang dimaksud dilakukan dengan aplikasi berbasis internet (web).

Multimedia interaktif berbasis web merupakan sebuah multimedia yang dapat diakses melalui internet atau intranet. Sekarang ini, pemakaian multimedia interaktif ini lebih banyak dan lebih luas. Banyak perusahaan berkembang yang menggunakan multimedia interaktif berbasis web dalam merencanakan sumber daya dan untuk mengelola perusahaannya. Multimedia interaktif berbasis web dapat ditemukan pada situs Zenius Education, Kelas Kita, Worldwide Telescope, Wolfram Alpha, Ayo Belajar.com, dan lain sebagainya.

Salah Satu Keunggulan Aplikasi Berbasis Web adalah bahwa aplikasi tersebut dapat diakses dengan cepat melalui browser dan koneksi internet atau intranet ke server. Hal ini menerangkan bahwa pengguna dapat mengakses data atau informasi melalui laptop, smartphone, atau komputer PC di rumah dengan mudah.

Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis web artinya bahwa multimedia tersebut cara menjalankan dan mengaksesnya melalui internet (berbasis web).

Perbedaan Aplikasi Berbasis Web, Aplikasi Berbasis Desktop, dan Aplikasi Berbasis Mobile

Saat ini, pegembangan aplikasi untuk perangkat komputasi sedang berkembang. Apalagi dengan kemajuan teknologi yang semakin lama, semakin cepat saja. Salah satunya perkembangan pesat teknologi mobile dan perangkat smartphone.

Perkembangan teknologi inilah yang kemudian berpengaruh pada banyaknya pengembang yang mengembangkan aplikasi-aplikasi baru. Aplikasi-aplikasi itu tidak hanya ditujukan untuk perangkat desktop tetapi juga kinĂ­ untuk perangkat mobile. Aplikasi berbasis web atau disebut juga web base, merupakan jenis aplikasi berbasis teknologi web browser. Artinya, aplikasi ini berjalan jika ada browser dan koneksi internet.

Aplikasi berbasis web memiliki beberapa ciri sebagai berikut.

  • Aplikasi berbasis web tidak membutuhkan penginstalan karena untuk mengaksesnya hanya  memerlukan peramban atau browser dan jaringan internet.

  • Selama ada browser dan jaringan internet, aplikasi berbasis web dapat diakses dengan mudah di sistem operasi apa pun. Sistem operasi Windows, MacOS, iOS, Android, Linux, atau sistem operasi lainnya selama ada browser dan tersambung ke internet, maka aplikasi web dapat diakses dengan mudah.

  • Karena dapat diakses dengan berbagai sistem operasi, maka aplikasi berbasis web dapat dengan mudah diakses melalui berbagai perangkat seperti perangkat PC desktop, laptop, smartphone, ataupun tablet.

2. Multimedia Berbasis Media Interaktif

Media interaktif biasanya mengacu pada produk dan layanan digital pada sistem berbasis komputer yang merespons tindakan pengguna dengan menyajikan konten seperti teks, gambar bergerak, animasi, video, audio, dan video. Berbeda dengan multimedia interaktif berbasis web, media interaktif memiliki bentuk berupa aplikasi desktop, cd interaktif, serta aplikasi android.

Pemanfaatan media interaktif salah satunya dalam lingkup pendidikan, yang merupakan alat bantu berbasis multimedia yang dapat menjabarkan pesan dan informasi dari guru ke siswa. Media ini dalam prosesnya terjadi komunikasi aktif dua arah antara multimedia dengan pengguna atau yang tujuannya untuk mempermudah proses pembelajaran.

Karakteristik media interaktif sebagai berikut:

  • Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual.

  • Bersifat interaktif, artinya memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respons pengguna.

  • Bersifat mandiri, artinya memberi kemudahan dan kelengkapan isi sehingga pengguna dapat menggunakan tanpa bimbingan orang lain.

Contoh media interaktif yang ada misalnya media pembelajaran, video game, dan lain-lain.


Posting Komentar untuk "Konsep Dasar Multimedia Interaktif"