Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Sistem Operasi

 

Materi Jenis Sistem Operasi


Bab 5 : Menerapkan Instalasi Sistem Operasi

Kompetensi Dasar:

3.5 Menerapkan instalasi sistem operasi

4.5 Menginstalasi sistem operasi

Materi Pembahasan Instalasi Sistem Operasi

  1. Menjelaskan pengertian Sistem Operasi 
  2. Menjelaskan jenis-jenis Sistem Operasi
  3. Menjelaskan perbedaan partisi GPT dan MBR
  4. Menjelaskan media instalasi Sistem Operasi
  5. Praktik membuat media instalasi Sistem operasi menggunakan flasdisk dan rufus
  6. Praktik membuat media instalasi Sistem operasi menggunakan CDRom
  7. Praktik instalasi Sistem operasi Windows
  8. Praktik instalasi Sistem operasi Debian
  9. Menyusun pembuatan laporan instalasi sistem operasi sesuai standar operasional prosedur

Sistem operasi merupakan salah satu tulang punggung komputer masa kini. Setiap perangkat laptop, smartphone maupun PC pasti memiliki sistem operasi untuk memudahkan penggunaan sehari-hari.

Saat menggunakan komputer, laptop, atau perangkat smartphone, kita otomatis akan mengenal sistem operasi yang bekerja di dalamnya. Masyarakat yang awam akan teknologi cenderung tidak mengetahui atau menyadari bahwa gadget yang mereka gunakan dapat bekerja berkat dukungan sistem operasi.

Kita tidak bisa melihat atau menyentuh sistem operasi karena ia merupakan salah satu jenis perangkat lunak (software). Namun tanpa kehadirannya, perangkat keras (hardware) hanya akan menjadi onggokan barang tak berguna. Tanpa sistem operasi, body smartphone, laptop dan komputer hanyalah sebuah komponen tak berarti.

Sistem operasi sendiri biasanya menyesuaikan dengan perangkat keras yang dikeluarkan oleh perusahaan. Di dunia sendiri ada beberapa sistem operasi yang dikeluarkan oleh setiap pabrik yang berbeda.

Jenis-Jenis Sistem Operasi

Pembahasan mengenai jens-jenis sistem operasi menurut cara kerjanya:

1. Batch OS

Yang pertama ada Batch OS, merupakan jenis sistem operasi yang dapat menyatukan beberapa pekerjaan, sehingga menjadi lebih cepat terselesaikan dan tidak terlalu berat untuk implementasinya.

2. Distributed OS

Jenis yang kedua, menggunakan beberapa processor di berbagai mesin untuk memudahkan komputasi yang nantinya diberikan kepada user secara cepat dengan akurasi yang tepat.

3. Mobile OS

Yang ketiga, merupakan operating system yang didesain khusus untuk kebutuhan perangkat mobile. Apakah anda tahu Android dan iOS? Tentu saja kedua platform tersebut merupakan OS yang dibuat khusus untuk kebutuhan aplikasi dalam perangkat mobile.

4. Multitasking / Time – Sharing OS

Dengan menggunakan sistem multitasking, setiap pengguna dapat mengerjakan beberapa tugas secara bersamaan dalam perangkat CPU yang sama.

5. Network OS

Dalam menggunakan jaringan (network), OS juga berperan sebagai pengatur data, keamanan, user, dan fungsi dari networking itu sendiri.

6. Real – Time OS

Fungsi yang terakhir adalah real time OS, dimana interval atau jarak waktu pemrosesan dan respons input yang kecil.


Fungsi Sistem Operasi

Sistem pengoperasian komputer merupakan komponen yang teramat penting. Oleh sebab itu ia memiliki beragam fungsi terkait pengoperasian komputer, mulai dari penginputan data, pengolahan hingga menyimpan dan menampilkan informasi kepada user. Sistem pengoperasianlah satu-satunya hal yang menjembatani user dengan komputer.

Namun di samping itu, masih terdapat serangkaian fungsi sistem operasi lain dari suatu sistem pengoperasian, antara lain:

  1. Mengelola kerja hardware, software aplikasi dan brainware,
  2. Memungkinkan Anda untuk menjalankan beragam software aplikasi secara bersamaan guna merampungkan kerja,
  3. Mewadahi dan mengorganisir setiap aplikasi lain agar dapat menjalankan kerja masing-masing,
  4. Memastikan semua software yang terinstal mampu bekerja dengan baik dan normal,
  5. Melaksanakan perintah dan tugas mendasar pada komputer,
  6. Menerjemahkan bahasa pemgrograman, dan
  7. Mengoptimalkan kondisi sekaligus peranan komputer.

Cara Kerja OS
Setelah mengetahui beberapa hal mengenai sistem operasi, berikutnya kita akan membahas secara singkat mengenai cara kerja dari sistem operasi  OS. Baik Windows, Linux, atau Mac OS tentunya memiliki paradigma yang mungkin berbeda, namun kita akan membahasnya beberapa hal untuk memberikan pengetahuan dasar terkait fungsionalitas sebuah sistem operasi.

Tahap yang pertama, sistem operasi akan dimuat dalam perangkat komputer menggunakan boot program, dimana proses booting dilakukan saat menyalakan PC atau device lain. Setelah itu, OS bertugas untuk mengatur dan mengelola setiap program aplikasi pada perangkat yang anda gunakan.

Aplikasi tersebut akan membuat permintaan kepada API (Application Programming Interface) agar user tidak perlu mengetahui bagian dapur dalam software yang sedang digunakan. Tugas dari sebuah OS akan mengeksekusi berbagai instruksi yang dilakukan melalui user. Sehingga, tujuan utama dari sebuah operating system tentu saja untuk mempermudah proses user dalam menggunakan aplikasi dengan efektif dan efisien.


10 Macam Sistem Operasi yang biasa dipakai personal computer (PC) yang perlu kita ketahui. Berikut adalah daftarnya.

1. MS-DOS

Sistem operasi MS-DOS adalah cikal bakal dari Microsoft Windows yang kita kenal hingga saat ini. MS-DOS sendiri sistem operasi biasa dipakai oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengan perangkat serupa. Sistem operasi ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1981 oleh Bill Gates & Paul Allen.



2. Microsoft Windows

Microsoft Windows atau Windows adalah sistem operasi yang cukup populer dan merajai perangkat lunak komputer yang ada di seluruh dunia. Windows sendiri adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft yang berbasis pada pengguna grafik antarmuka (graphical user interface).

Sejak pertama peluncurannya Windows memang cukup populer karena aplikasi grafis buatan Microsoft seperti Microsoft Excel dan Microsoft Word. Sampai saat ini Microsoft memang telah mengeluarkan beberapa versi terbaru dari Windows yang lebih lengkap dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna personal computer.


3. UNIX

Unix adalah sistem operasi yang dikembangkan pada tahun 1965 dengan proyek awal yang disebut Multiplexed Information and Computing Service (Multics). Pada tahun 1973 sistem operasi UNIX di-rework menggunakan bahasa pemrograman C oleh Dennis Ritchie.

Sistem operasi UNIX kemudian dikembangkan oleh perusahaan AT and T Bell Laboratories dan meluncurkan sistem operasi UNIX yang bersifat komersial dengan nama UNIX System V.

Sistem operasi UNIX biasa digunakan untuk menjalankan jaringan komputer. Sama seperti MS-DOS, pada awalnya UNIX merupakan sistem operasi  bersifat Command line interface yang kemudian dibuat versi Graphical User Interface atau GUI untuk memudahkan para pengguna.


4. LINUX

Linux merupakan pengembangan dari sistem operasi UNIX yang lebih lengkap. Linux sendiri bersifat open source, dimana user bisa dengan bebas mengembangkan atau menggandakan program dengan lisensi resmi dari GNU(GNU Not UNIX).

Sistem operasi LINUX pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds, mahasiswa di Finlandia pada tahun 1991. Linux bisa digunakan untuk jaringan komputer, pengembangan software dan aktivitas komputer lainnya. Linux sendiri merupakan sistem operasi yang lebih murah dibandingkan sistem operasi komersial yang ada sekarang.


5. Mac OS

Sistem Operasi Mac OS atau Macintosh Operating System merupakan sistem operasi pertama berbasis GUI yang dirilis Apple Computer pada tahun 1984. Apple sendiri merupakan perusahaan perangkat komputer yang memiliki teknologi sangat maju dan ekslusif pada awal kemunculannya.

Sistem operasi Mac OS memang khusus digunakan untuk perangkat keras keluaran Apple. Secara keseluruhan Mac OS memang berbeda dengan sistem operasi yang lain. Mac OS adalah sistem operasi yang tidak mempunyai baris perintah (command line) seperti pada sistem operasi lain.

Mac Os menggunakan antara muka pengguna grafik sepenuhnya. Mac OS juga merupakan sistem operasi yang memperkenalkan Sistem File Hierarki (Hierarchical File System) seperti pada UNIX dan Linux.

6. Chrome OS

Chrome OS adalah salah satu sistem operasi yang terbilang baru. Chrome OS dirilis tahun 2010 yang dikembangkan oleh Google Inc. Sistem operasi Chrome OS sendiri berbasis pada Linux. Chrome OS bekerja secara khusus mengandalkan aplikasi web dari sistem operasi tersebut.

Sistem operasi ini hanya dapat dioperasikan di perangkat keras yang dirancang khusus oleh perusahaan Google dan dapat di gunakan di Chrome book yang di luncurkan oleh beberapa brand Netbook terkenal seperti DELL, ASUS, ACER dan lain-lain.

Penggunaan sistem operasi Chrome OS memang cukup mudah. Sistem operasi ini juga sudah terintegrasi dengan layanan-layanan Google seperti Google Drive, Google Docs dan layanan Google lainnya.


7. Amiga OS

Sistem Operasi Amiga OS merupakan sistem operasi yang cukup lama. Hanya saja keberadaan sistem operasi Amiga OS memang tidak sepopuler sistem operasi lainnya yang ada sekarang. Sistem operasi Amiga OS diperkenalkan pada tahun 1984 oleh perusahaan Commodore Internasional.

Sistem operasi ini memang sangat baik untuk tugas-tugas multimedia, musik dan video. Sistem operasi Amiga khusus untuk perangkat keras berbasis power PC yang dikeluarkan oleh Amiga.


8. AIX

Sistem operasi AIX atau Advanced Interactive executive adalah sebuah sistem operasi berbasis UNIX yang dikembangkan oleh IBM pada tahun 1986. Pada awalnya sistem operasi ini untuk digunakan sebagai Workstation pada perangkat yang menggunakan CPU jenis RISC (Reduced Instruction Set Computer).

Pengembangan sendiri saat itu dikenal dengan nama kode ROMP atau Research Office Products Division Multi Processor. Pada versi pertama AIX telah memiliki proses untuk Virtualisasi dan mendukung layar dengan resolusi tinggi, dimana hal tersebut menjadikannya antarmuka pengguna yang lebih baik pada. Versi terbaru yang telah dikeluarkan IBM sendiri adalah AIX 7.2.4.


9. BE OS

Be OS merupakan sistem operasi komputer yang pertama kali dikembangkan oleh perusahaan Be Inc. pada tahun 1991. Be OS pertama kali dirancang untuk dioperasikan pada mesin BeBox. BeOS hanya bisa dioperasikan pada program yang dikembangkan untuk sistem operasi ini. Be OS sendiri tersedia dalam bahasa Inggris, Prancis, dan Jepang.

Be OS sendiri kemudian berkembang dan dimodifikasi agar bisa dioperasikan pada prosesor berbasis Power PC. Be Os merupakan sistem operasi gratis yang banyak disukai banyak pengguna karena banyaknya aplikasi software yang gratis. Be Os sendiri mengeluarkan sistem operasi Zeta untuk versi komersialnya.


10. Sun Solaris

Sun Solaris merupakan sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Sun MicroSystem pada tahun 1992. Sistem operasi merupakan pengembangan dari sistem operasi Unix. Sun Solaris merupakan sistem operasi Open Source, dimana user bisa dengan leluasa untuk mengembangkan.

Sun Polaris sendiri kemudian berubah nama menjadi Oracle Solaris setelah pada tahun 2010 diakuisisi oleh Oracle Corporation. Solaris merupakan sistem operasi yang terintegrasi dengan mesin berbasis prosesor SPARC, termasuk di dalamnya untuk aplikasi SPARC 64-bit sejak Solaris 7.

Nah, itulah 10 jenis sistem operasi yang biasa dipakai oleh personal computer yang telah berhasil dirangkum oleh Carisinyal. Para pengguna harus bisa menyesuaikan sistem operasi dengan kebutuhan dan spesifikasi perangkat yang dimiliki. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat.




Posting Komentar untuk "Jenis Sistem Operasi"